Selasa, 13 September 2011

Benarkah Ini Realita Hidup?

Ada yang bilang begini mengenai realita hidup :

Saat kita masih muda, kita mengorbankan kesehatan untuk mencari harta dengan sering kerja lembur, cari sampingan sana sini sehingga waktu untuk istirahat berkurang. Saat kita sudah tua, kita mengorbankan harta kita untuk mencari kesehatan. Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara. Karena harta pula, saudara menjadi seperti orang asing.

Orang kaya mampu beli ranjang yang enak dan empuk tapi ngga bisa tidur nyenyak (karena stress mikirin perusahaan). Orang miskin ngga mampu beli ranjang yang enak dan empuk tapi bisa tidur nyenyak ngga peduli beralaskan apa untuk tidur (karena kecapekan bekerja jadi kuli)
Orang kaya punya uang untuk foya-foya tapi ngga punya waktu untuk foya-foya. Orang miskin punya waktu untuk foya-foya tapi ngga punya uang.

Waktu kita masih muda kita ingin jadi kaya biar bisa menikmati kekayaan kita. Sesudah kita kaya, kita ngga punya waktu buat menikmati kekayaan tersebut karena mikirin pengen dapet lagi, mikirin usaha, mikirin investasi, dll. Sekalinya kita punya waktu untuk menikmati kekayaan, kita uda keburu tua ngga ada tenaga untuk menikmatinya.

Bersyukurlah dan nikmatilah apa yang ada sekarang ini dan kelola dengan bijaksana karena dengan kebijaksanaan tersebut kita bisa menikmati hidup kita.

Bagaimana menurut pendapat anda, apakah menurut anda hal ini benar adanya adalah realita hidup?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar